Berkat!! Semua pasti amat senang mendengarnya, apalagi berkat yang berkelimpahan..wah pasti dech langsung pada pasang kuping.. ^_^
Tetapi, apakah benar apabila kita selalu menumpuk berkat dalam diri kita tanpa membagikan pada sesama?
Tuhan memberikan kita berkat yang tiada habisnya, namun apabila kita hanya menumpuknya, akan menjadi suatu kemubaziran. Andaikan saja kita sedang mengisi sebuah bak air. Bila kita menyalakan kran terus menerus, bak itu akan penuh. Terus menerus di isi air, air yang ada dalam bak itu akan meluber ke luar. Air itu menjadi mubazir (terbuang).
Demikian pula berkat yang kita terima, apabila kita hanya menumpuknya, suatu saat akan terjadi kemubaziran.
Namun bagaimana jika bak yang penuh itu membagikan airnya? Air itu akan amat berguna dan tidak terbuang sia-sia.
Berkat kita pun akan menjadi lebih berguna dan tidak mubazir dengan membagikan pada yang benar-benar membutuhkan,
Berkat yang kita bagikan, mungkin hanya seper seratus dari yang kita punya, tetapi seper seratus itu bisa menjadi suatu harapan baru bagi mereka yang membutuhkan. Dan kasih Alah telah dinyatakan atas mereka.
Inget yah temen-temen, apa yang kita perbuat bagi saudara kita yang paling hina, kita perbuat itu kepada Nya.
Tuhan ingin kita menjadi bendahara-bendahara Sorga…
Maukah kita mengemban tugas itu??
Tugas seorang pelayan adalah taat kepada Tuannya. Tugas Tuhan adalah melengkapi para pelayan Nya. Oleh karena itu, sang pelayan tidak perlu takut.
No comments:
Post a Comment